Jumat, 04 Januari 2013

Prinsip-prinsip Penelitian Tindakan Kelas



KATA PENGANTAR

            Puji syukur atas kehadirat Allah SWT karena atas berkat rahmat dan hidayahnya sehingga makalah ini dapat saya selesaikan tepat pada waktunya. Dalam makalah ini saya mengangkat judul yaitu “PRINSIP – PRINSIP PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK)”.
            Dalam peyusunan makalah ini penulis menyadari masih banyak kekurangan yang terdapat didalam makalah ini. Oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah berikutnya.
            Penulis juga ingin mengucapkan  rasa terima kasih kepada dosen pembimbing metodologi penelitian pendidikan dan teman- teman yang telah membantu saya dalam penyusunan makalah ini. 

Maros,     Desember 2012
                                                                                                                                    Penyusun

 
DAFTAR ISI
                                                                                                                    Halaman
KATA PENGANTAR .............................................................................          i
DAFTAR ISI ...........................................................................................          ii
BAB  I                    Pendahuluan
A.     Latar Belakang ......................................................          1
B.     Rumusan Masalah .................................................          1
BAB II                    Pembahasan .............................................................          2
A.     Prinsip – prinsip penelitian tindakan kelas (PTK) ....          2
BAB III                  Penutup ....................................................................          8
A.     Simpulan ..............................................................          8
B.     Saran .....................................................................         8
DAFTAR PUSTAKA ..............................................................................         10



 BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Penelitian tindakan kelas dilatar belakangi oleh tuntutan akan pendidikan yang berkualitas. Pendidikan yang berkualitas diharapkan terwujud melalui pengembangan dan peningkatan dari para pelaksana pendidikan.
Agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik tanpa menganggu tugas utama dari seorang guru, dibutuhkan prinsip yaitu apa yang harus ada tanpa menganggu apa yang menjadi tugas utama dari guru. Bahkan prinsip ini diharapkan agar PTK dapat dilaksanakan dengan baik. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas dilaksanakan tanpa mengganggu komitmennya sebagai pengajar. Artinya dalam pelaksanaannya PTK tetap mempunyai pedoman-pedoman dasar yang tidak boleh untuk dilanggar oleh guru.
Hal ini agar pelaksanaan PTK tetap dapat terlaksana dengan baik tetapi tetap sesuai dengan apa yang telah direncanakan tanpa menganggu apa yang menjadi tujuan dari guru secara formal
B.     Rumusan Masalah
Masalah yang akan dibahas pada makalah ini yaitu apa prinsip –prinsip dari penelitian tindakan kelas (PTK) ?

 
BAB II
PEMBAHASAN
A.      Prinsip-Prinsip Penelitian Tindakan Kelas
“Prinsip adalah suatu pegangan. Dan salah satu fungsi pegangan adalah untuk pedoman”. (suyadi, 2012 : 29)
Dalam melakukan suatu penelitian terutama dalam penelitian tindakan kelas (PTK) seorang peneliti memerlukan sebuah informasi yang benar kejelasannya,tidak boleh bersifat dugaan atau bahkan menduga- duga tapi seorang peneliti harus terjung langsung kelapangan untuk meneliti suatu masalah yang dialami oleh sekolah atau lembaga tertentu untuk mengetahui masalah atau kendala apa yang sedang mereka hadapi kemudian kita mencarikan solusi yang tepat dari masalah yang dialaminya. Selain dari pada ini peneliti juga harus memahami dan menerapkan apa yang dilakukan dapat berhasil dengan baik dengan memperhatikan sejumlah prinsip-prinsip atau pedoman yang harus dipenuhi. (Arikunto dkk, 2009 : 6)
Dalam melakukan  penelitian tindakan kelas  terdapat sejumlah prinsip-prinsip atau pedoman yang harus dipenuhi. Adapun prinsip-prinsip yang dimaksud adalah sebagai berikut. ( suyadi,2012:6)
1.      PTK dilakukan dalam lingkungan pembelajaran alamiah.
Penelitian tindakan kelas (PTK) dilakukan secara alamiah yang berarti penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan alamiah tanpa harus mengganggu pembelajaran apalagi mengubah model atau metode pembelajaran. Artinya PTK ini dilaksanakan pada saat jam pelajaran berlangsung atau dapat dilakukan secara tersirat, dalam hal ini penelitian tindakan kelas tidak mengambil waktu khusus baik sebelum, selama atau setelah pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan bersamaan (seiring) dengan waktu mengajar guru  (Suyadi, 2012:30)

2.      Adanya kesadaran diri untuk memperbaiki kinerja
Penelitian tindakan kelas ini berfungsi untuk memperbaiki kinerja guru dalam proses pembelajaran. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan karena masih adanya kekurangan pada saat melakukan pembelajaran sehingga  dimunculkan PTK  untuk memperbaiki kasus/kendala yang dialami oleh siswa. misalnya,  kurangnya minat siswa untuk belajar,  disinilah di butuhkan peran  guru untuk membantu siswa membangkitkan minat siswa belajar dengan menggunakan pendekatan / strategi. seperti, dengan menggunakan pendekatan, model –model pembelajaran yang sesuai materi yang diajarkan.(Arikunto,dkk. 2009, 6-7)
3.      Mengunakan Analisis SWOT sebagai Dasar Tindakan
Menurut Arikunto (2006 : 7) dalam Suyadi (2012: 33) penelitian tindakan kelas (PTK) harus dimulai dengan melakukan analisis SWOT, yaitu strength (kekuatan), weaknesses (kelemahan), opportunity (kesempatan), dan threat (ancaman)”.

        Dalam penelitian tindakan kelas analisis SWOT sangat dibutuhkan karena dalam penelitian guru harus memperhatikan strengh (kekuatan) dan weakness (kelemahan) guru dan siswa. setelah itu, guru memasukkan unsur opportunity (kesempatan), dan threat (ancaman). Dari keempat pernyataan diatas barulah penelitian tindakan kelas dapat berjalan dengan baik yaitu apabila guru dan siswa sejalan maksudnya guru dan siswa memiliki keselarasan dalam melaksanakannya. ( suyadi, 2012:33)

4.      Upaya Empiris dan Sistemik
Upaya empiris dan sistemik merupakan prinsip yang baru dapat dilaksanakan bila ketiga prinsip sebelumnya telah dilaksanakan. Analisis empiris ini telah dilaksanakan apabila kita telah melaksanakan tindakan. Dapat dilakukan secara konkrit. Sistem pendidikan pun merupakan hal yang saling terkait satu sama lain. Yang artinya tidak dapat terlaksana dengan baik apabila ada satu hal yang tidak terlaksana, seperti bila kita ingin mengajar dengan baik tentu ada hal lain yang dipertimbangkan tidak hanya persoalan guru tetapi juga termasuk persoalan media, metode dan model pembelajaran serta situasi yang mendukung keterlaksanaanya.  Dalam upaya empiris ini berkaitan dengan pengalaman.(Arikunto,dkk, 2009: 8)

5.      Ikuti Prinsip SMART dalam perencanaan.
Dalam hal ini SMART merupakan singkatan dari lima huruf yang mempunyai arti yag besar dalam perencanaan PTK, yaitu
a.       Smart : spesific, khusus atau tidak terlalu umum
b.      Managable : dapat dikelola
c.       Acceptable : dapat diterima
Achievable : dapat dijangkau
d.      Realistic : operasional, tidak dilua jangkauan
e.       Time-bound : diikat oleh waktu, terencana
 Yang artinya guru/peneliti dalam menyusun rencana tindakan harus memperhatikan hal-hal yang ada didalam SMART. Dalam hal ini unsur yang ketiga yaitu acceptable adalah bagian yang sangat penting, karena segala rencana yang ada tidak berjalan dengan baik apabila hal tersebut tidak dapat diterima oleh subjek yang diminta melakukan sesuatu oleh pendidik/guru.(Arikunto,dkk, 2009: 8)
 Menurut Hopkins dalam Tahir (2011:82), terdapat 6 prinsip penelitian tindakan kelas. Prinsip-prinsip terebut adalah sebagai berikut:
1.        Guru hendaknya tidak meninggalkan tugas utamanya, dan diharpkan mampu untuk terus memperbaiki kulaitas kinerjanya
2.        Teknik pengumpulan data dilaksanakan berkolaborasi denga jam mengajar, dengan cara sesederhana mungkin tetapi tetap dapat dibuktikan secara metodologis.
3.        Metologi yang digunakan hendaknya dapat dipertanggung jawabkan reliabilitasnya dan sesuai dengan kaidah keilmuan.
4.        Masalah yang terungkap adalah masalah yang aktual sehingga inovasi yang dituntut dari guru dapat terus meningkat
5.        Pelaksanaan PTK mengidahkan tata krama kehidupan berorganisasi. Artinya, PTK harus melibatkan kolaborasi dari tenaga pendidik lain agar tujuan yang ingin dicapai dapat maksimal.
6.        Permasalahan hendaknya tidak meluas sehingga guru dapat benar-benar melaksanakan PTK dengan maksimal sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan siswa. Pelaksanaannya pun haruslah dapat melibatkan pihak yang terkait.

Menurut Hopkins (1992) dalam bahri (2012,10) berdasarkan dari pengertian penelitian tindakan kelas (PTK) dapat dicari tahu bahwa apa sajakah prinsip -  prinsip dari penelitian tindakan kelas (PTK) ? Nah, dari sini dapat dijelaskan prinsip – prinsip penelitian tindakan  kelas (PTK) yaitu sebagai berikut:
1.      Penelitian tindakan kelas tidak boleh mengganggu kegiatan belajar mengajar di dalam kelas apa bila pembelajaran sedang berlangsung karena penelitian ini bersifat reflektif dimana seorang calon guru dapat melakukan tindakan – tindakan yang dapat memperbaiki dan meningkatkan praktik pembelajaran didalam kelas secara profesional.
2.      Dalam proses pengumpulan data tidak diperlukan waktu yang lama sebisa mungkin waktu yang digunakan tidak berlebihan sehingga tidak megganggu proses pembelajaran.

3.      Dalam memilih sebuah metode, metode yang digunakan yaitu metode yang dapat merumuskan hipotesis yang dapat meyakinkan serta strategi yang digunakan yaitu strategi yang dapat diterapkan di dalam kelas dan dapat menjawab hipotesis yang telah dikemukankan.

4.      Masalah penelitian yang diangkat diusahakan masalah guru yang memang benar – benar tidak dapat diselesaikan.sehingga dari penelitian ini ada solusi yang tepat digunakan dalam mengatasi masalah yang dihadapi oleh guru dalam melaksanakan tanggung jawabnya sebagai seorang pendidik yang profesional.

5.      Dalam melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) seorang guru harus konsisten terhadap yang ditelitinya dan memiliki etika yang baik dalam melakukan pekerjaannya sesuai dengan kaidah –kaidah ilmiah.

6.      Dalam pelaksanaan penelitian tindakan kelas (PTK) seorang guru wajib memiliki wawasan yang luas dari pada perspektif kelas sehingga dalam meneliti bukan hanya permasalahan yang ada dalam kelas saja yang ditelitinya tapi dapat melihat dari segi visi dan misi sekolah tersebut. (Bahri,2012:10)



BAB III
PENUTUP
A.    Simpulan
                             Penelitian tindakan kelas (PTK) merupakan kegiatan yang dilakukan dalam rangka memperbaiki mutu, kualitas pembelajaran yang ada di dalam kelas.
             Tujuan dari penelitian tindakan kelas (PTK) yaitu untuk mengembangkan dan meningkatkan keprofesionalan guru dalam menyelesaikan masalah yang dihadapinya dalam proses belajar mengajar.
            Adapun prinsip – prinsip dari penelitian tindakan kelas yaitu untuk tidak mengganggu proses pembelajaran yang sedang berlangsung. Dalam melakukan penelitian waktu yang digunakan juga tidak boleh berlebihan, metode yang digunakan harus dapat meyakinkan dan mampu menjawab hipotesis, masalah yang diteliti juga masalah yang dihadapi oleh guru dalam pembelajaran. Tapi, dalam melakukan penelitian tindakan kelas peneliti juga harus memperhatikan visi dan misi dari sekolah yang diadakan penelitian.
B.     Saran  

  
 
DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi, Suhardjono, Supardi. 2009. Penelitian Tindakan Kelas . Jakarta: Bumi Aksara
Bahri,  Aliem. 2012. “Bahan Ajar Penelitian Tindakan Kelas”. Makassar :                Unismuh
Suyadi . 2012. Panduan Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta : Diva Press
Suyadi . 2012. Buku Panduan Guru Profesional. Yogyakarta: Andi
Tahir, Muh. 2011. Pengantar Metodologi Penelitian Pendidikan. Makassar:    Unismuh

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar