Rabu, 07 November 2012

METODOLOGI PENELITIAN PENDIDIKAN


METODE PENELITIAN PENDIDIKAN

Di susun
Nama: IRWAN
NIM :105400419810
NO URUT : 38
KELAS   : V A

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR
2012

KATA PENGANTAR

Tiada kata yang patut terucap selain puji syukur kepada Allah Swt, Dzat yang menciptakan langit dan bumi beserta isinya, karena atas rahmat dan hidayah-Nya sehingga makalah ini dapat disusun dan diselesaikan sesuai dengan yang direncanakan. Shalawat dan Salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Sang Penghulu para Nabi yaitu Rasulullah Muhammad Saw, kepada keluarganya, sahabat-sahabatnya, dan kepada ummatnya yang senantiasa istiqamah di jalannya.
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah metode penelitian pendidikan ini dari awal sampai akhir, tidak luput dari berbagai hambatan, tantangan dan kesulitan. Namun semua itu dapat diatasi dengan ketabahan, ketekunan, kerja keras dan bimbingan serta petunjuk dari berbagai pihak baik langsung maupun tidak langsung, khususnya teman-teman.
Penulis menyadari makalah ini tidak luput dari segala kekurangan dan kelemahannya. Untuk itu penulis tadahkan menerima kritik dan saran yang bersifat konstruktif demi perbaikan-perbaikan dan kesempurnaan makalah ini. Harapan penulis, semoga makalah ini dapat memperluas cakrawala wawasan bidang metode penelitian pendidikan.


Penulis


DAFTAR ISI
                                                                                                                      Halaman
Halaman Judul                                                                                                   i
Kata Pengantar                                                                                                  ii
Daftar Isi                                                                                                          iii
BAB I     PENDAHULUAN                                                                            1
A.  Latar Belakang Masalah                                                             1
B.   Rumusan Masalah                                                                      2
BAB II  PEMBAHASAN                                                                                3
A.  Pengertian metode penelitian pendidikan                                  3
B.   Jenis metode penelitian pendidikan                                           5
BAB III    PENUTUP                                                                                      9
A.  Kesimpulan                                                                                 9
B.   Saran                                                                                          9
DAFTAR PUSTAKA                                                                                      10

 
BAB I
PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang
Untuk mengetahui sesuatu yang masih baru, seorang peneliti dapat diibaratkan sebagai orang baru yang baru saja tiba di kota atau di negara baru. Semuanya tanpak asing, mau pergi kemana tidak tahu letaknya geografis dan penduduknya, padahal mungkin jaraknya dekat dan banyak kendaraan seperti taksi, bus, angkot, oplet, becak, ojek, dan sebagainya tetapi tidak tahu menggunakan kendaraan atau alat transportasi yang ada untuk menuju kesuatu tempat yang akan dituju itu. Banyak dan sering dijumpai orang-orang yang lewat disekitarnya, mau bertanya juga kurang berani karena mungkin beda budaya, beda kepentingan, dan mengganggu kesibukan orang lain dengan orang-orang yang ada disekitar tempat tersebut. Banyak kenalan di tempat tinggal yang lama tetapi jauh tempat tinggalnya dan tidak tahu nomor telepon untuk menghubunginya. Orang lain disekitarnya juga menganggap asing pula.
1

Keterasingan para peneliti seperti halnya keterasingan orang yang tinggal di tempat baru. Banyak masalah penelitian pendidikan namun tetapi tidak tahu bagaimana mengenali dan memilih masalah yang layak untuk sebuah penelitian, banyak instrumen untuk mengambil dan mengumpulkan data tetapi kurang mengetahui apa instrumen yang baik, banyak alat analisis data tetapi tidak dapat memilih yang tepat dan dapat memberikan informasi. Mereka bingung dan bahkan sebagian ada yang frustasi untuk melakukan penelitian.
Mereka memerlukan alat untuk dapat memecahkan masalah problem keterasingan tersebut. Manusia selalu ingin mencari jawaban atas sebab musabab dari suatu atau serentetan akibat. Dengan berbagai cara manusia ingin memperoleh berbagai pengetahuan tentang berbagai fenomena. Semenjak dahulu kala, manusia menunjukkan hasratnya yang besar untuk mengetahui rahasia alam sekelilingnya. Hasrat manusia yang tak pernah padam untuk memperoleh pengetahuan dan untuk dapat memanfaatkan alam mendorong manusia untuk selalu mengembangkan metode-metode pendekatan tertentu sesuai dengan tingkat kemampuannya yaitu metode non ilmiah dan metode ilmiah.
Seperti halnya dalam  dunia pendidikan kita mengenal dengan adanya “Penelitian Pendidikan” yaitu penggunaan metode ilmiah yang bersifat formal dan sistematik untuk mempelajari masalah-masalah pendidikan. Perbedaan pokok antara penelitian pendidikan dengan penelitian ilmiah yang lain terletak pada sifat dasar dan dari kejadian atau gejala yang dipelajari. Dibandingkan dengan penelitian ilmiah yang lain, penelitian pendidikan lebih kompleks sebab sulitnya menjelaskan, membuat perkiraan, dan mengontrol keadaan-keadaan yang menyangkut manusia.
B.   Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dalam makalah ini adalah:
1.    Apa pengertian metode penelitian pendidikan?
2.    Jenis-jenis metode penelitian pendidikan?


BAB II
PEMBAHASAN
A.  Pengertian metode penelitian pendidikan
Metode berasal dari dua kata yaitu meta dan hodos, Meta berarti melalui dan hodos berarti jalan atau cara. Sedangkan menurut  Nata (1997) Metode dapat berarti cara atau jalan yang harus dilalui untuk mencapai suatu tujuan. Selanjutnya Syar’i (2005) memberikan pengertian bahwa metode juga dapat diartikan sebagai cara untuk menyampaikan materi pelajaran kepada peserta didik. Sedangkan Aziz (2003:36) mengartikan “metode pendidikan merupakan cara yang teratur dan terpikir baik-baik yang digunakan untuk memberikan pelajaran kepada peserta didik”. Berdasarkan beberapa pendapat diatas dapat disimpulkan  bahwa metode adalah  suatu jalan yang dilalui untuk mencapai suatu tujuan dengan cara yang teratur dan sudah terpikir dengan baik.
3

Penelitian menurut Kerlinger dalam Darmadi (2011:23) ialah “proses penemuan yang mempunyai karakteristik sistematis, terkontrol, empiris dan mendasarkan pada teori dan hipotesis atau jawaban sementara”. Sedangkan Yoseph dalam Darmadi (2011) mengemukakan bahwa penelitian dapat pula diartikan sebagai cara pengamatan atau inkuiri dan mempunyai tujuan untuk mencari jawaban permasalahan atau proses penemuan, baik discovery, maupun invention. Discovery diartikan hasil temuan yang memang sebelumnya sudah ada. Sedangkan  invention dapat diartikan sebagai penemuan hasil penelitian yang betul-betul baru dengan dukungan fakta. Sedangkan menurut Indriantoro dalam Hamidi (2007:16) “Penelitian merupakan refleksi dari keinginan untuk mengetahui sesuatu berupa fakta-fakta atau fenomena alam”. Perhatian atau pengamatan awal terhadap fakta atau fenomena merupakan awal dari kegiatan penelitian yang menimbulkan suatu pertanyaan atau masalah.
Menurut Hadi (1998:12) Penelitian pendidikan adalah:
“Suatu proses atau kegiatan yang dilakukan secara sistematis, logis, dan berencana untuk mengumpulkan, mengolah, menganalisis dan menyimpulkan data dengan menggunakan metode tertentu untuk mencari jawaban atas permasalahan yang timbul dalam bidang pendidikan”.

Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan  bahwa metode penelitian pendidikan adalah usaha seseorang yang dilakukan secara sistematis, terkontrol, mendasarkan pada teori yang ada dan diperkuat dengan fakta dan gejala yang ada dengan menggunakan metode tertentu untuk mencari jawaban atas permasalahan dalam bidang pendidikan. Dari beberapa pendapat tersebut jelas kiranya bahwa setiap orang pada prinsipnya akan memberikan pengertian tentang penelitian berbeda-beda. Perbedaan tersebut biasanya tergantung dengan beberapa faktor seperti: latar belakang pengetahuan seseorang, kehidupan seseorang, dan pengalaman yang dimiliki seseorang.
Metode penelitian pendidikan dapat diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data yang valid dengan tujuan dapat di temukan, dikembangkan, dan dapat dibuktikan, suatu pengetahuan tertentu sehingga pada gilirannya dapat digunakan untuk memahami, memecahkan dan mengantisipasi masalah dalam bidang pendidikan. Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan  data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Berdasarkan hal tersebut terdapat empat kata kunci yang perlu diperhatikan yaitu cara ilmiah, data, tujuan, dan kegunaan. Cara ilmiah berarti kegiatan penelitian didasarkan pada ciri-ciri keilmuan, yaitu rasional, empiris, dan sistematis. Rasional berarti kegiatan penelitian itu dilakukan dengan cara yang masuk akal, sehingga terjangkau oleh penalaran manusia. Empiris berarti cara-cara yang dilakukan itu dapat diamati oleh indera manusia, sehingga orang lain dapat mengamati dan mengetahui cara-cara yang digunakan, sedangkan sistematis artinya, proses yang digunakan dalam penelitian itu menggunakan langkah-langkah tertentu yang bersifat logis.
Metode penelitian menggambarkan rancangan penelitian yang meliputi prosedur atau langkah-langkah yang harus ditempuh, waktu penelitian, sumber data, serta dengan cara apa data tersebut diperoleh dan diolah/dianalisis. 
B.   Jenis-jenis metode penelitian pendidikan
Penggolongan jenis-jenis penelitian itu sangat bergantung pada peristiwa dari mana seseorang hendak meninjau persoalannya, namun secara umum penelitian dapat digolongkan dalam beberapa jenis,  Kartini Kartono (1996:30-35) mengemukakan sebagai berikut:
“1) Ditinjau dari segi tujuan esensialnya, penelitian dibedakan dalam dua macam, yaitu: penelitian dasar atau basic research, penelitian ini bertujuan menemukan suatu generalisasi atau keumuman, dan berusaha menemukan teori-teori yang berlaku secara umum. Penelitian penerapan atau applied research, penelitian ini diarahkan pada penggunaan secara praktis dibidang kehidupan sehari-hari. 2) Penggolongan menurut bidangnya, antara lain ialah: penelitian-penelitian pendidikan, sejarah, ekonomi, bahasa tehnik dan lain-lain. 3) Penggolongan menurut tempat dilaksanakan penelitian, yaitu: Penelitian laboratorium, dilakuakn dalam suatu tempat khusus untuk mengadakan studi ilmiah dan kerja ilmiah. Penelitian lapangan, dilakukan dalam kancah kehidupan sebenarnya. Penelitian kepustakaan, bertujuan untuk mengumpulkan data dan informasi dengan bantuan macam-macam material yang terdapat di ruang perpustakaan. 4) Penggolongan menurut tujuan umum dibagi dalam: Penelitian eksploratif. Penelitian pengembangan. Penelitian verivikatif. 5) Pengelolaan menurut tarafnya dibagi menjadi: Penelitian deskriptif, Penelitian inferensial, untuk busa menarik kesimpulan umum. 6) Penggolongan menurut proses berlangsungnya prosedur penelitian, yaitu: Penelitian histories documenter, Penelitian eksperimental. 7) Penggolongan menurut jenis aktivitas yang dilakukan yaitu: Penelitian penemuan fakta, Interpetasi kritis, Penelitian lengkap. (Kartini Kartono)
Dilihat dari landasan filsafat berdasarkan data dan analisisnya metode penelitian dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu metode penelitian kuantitatif, metode penelitian kualitatif dan metode penelitian kombinasi. Namun dalam makalah ini hanya akan dibahas mengenai penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif.
Untuk lebih jelasnya akan dirincikan sebagai berikut:
1.    Metode penelitian kuantitatif
Metode penelitian kuantitatif dinamakan metode tradisional, karena metode ini sudah cukup lama digunakan sehingga sudah mentradisi sebagai metode untuk penelitian. Metode ini sebagai metode ilmiah karena telah memenuhi kaidah-kaidah ilmiah yaitu konkrit/empiris, objektif, terukur, rasional, dan sistematis. Metode ini juga disebut metode konfirmatif, karena metode ini cocok digunakan untuk pembuktian/konformasi. Metode ini disebut metode kuantitatif karena data penelitian berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik.
Dengan demikian metode kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan filsafat positivisme. Digunakan untuk meneliti poulasi atau sampel tertentu. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Penelitian ini pada umumnya dilakukan pada populasi atau sampel tertentu yang refresentatif. Proses penelitian bersifat deduktif, di mana untuk menjawab rumusan masalah digunakan konsep atau teori sehingga dirumuskan hipotesis. Hipotesis tersebut selanjutnya diuji melalui pengumpulan data lapangan. Untuk mengumpulkan data digunakan instrumen penelitian. Penelitian kuantitatif pada umumnya dilakukan pada sampel yang diambil secara random, sehingga kesimpulan hasil penelitian dapat digeneralisasikan pada populasi dimana sampel tersebut diambil.
2.    Metode penelitian kualitatif
Metode penelitian kualitatif  disebut metode penelitian naturalistik karena penelitiannya dilakukan pada kondisi yang alamiah, disebut juga sebagai metode etnografi, karena pada awalnya metode ini lebih banyak digunakan untuk penelitian bidang antropologi budaya, disebut sebagai metode kualitatif, karena data yang terkumpul dan analisisnya lebih bersifat kualitatif. Penelitian dilakukan pada obyek yang alamiah. Obyek yang alamiah adalah obyek yang berkembang apa adanya, tidak dimanipulasi oleh peneliti dan kehadiran peneliti tidak mempengaruhi dinamika pada obyek tersebut. Dalam penelitian kualitatif instrumennya adalah orang atau human instrument, yaitu peneliti itu sendiri.
Dengan demikian metode penelitian kualitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpospositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek alamiah, (sebagai lawannya adalah eksperimen) dimana peneliti sebagai instrumen kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara trianggulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi.
 
BAB III
PENUTUP
A.  Kesimpulan
Adapun keseimpulan dalam makalah ini yaitu:
1.    metode penelitian pendidikan adalah usaha seseorang yang dilakukan secara sistematis, terkontrol, mendasarkan pada teori yang ada dan diperkuat dengan fakta dan gejala yang ada dengan menggunakan metode tertentu untuk mencari jawaban atas permasalahan dalam bidang pendidikan. Metode penelitian menggambarkan rancangan penelitian yang meliputi prosedur atau langkah-langkah yang harus ditempuh, waktu penelitian, sumber data, serta dengan cara apa data tersebut diperoleh dan diolah/dianalisis. Jenis metode penelitian pendidikan sangat bergantung pada peristiwa dari mana seseorang hendak meninjau persoalannya.
2.    Jenis-jenis metode penelitian pendidikan dilihat dari landasan filsafat yaitu metode penelitian kuantitatif, metode penelitian kualitatif,  dan metode penelitian kombinasi.
B.   Saran
Berdasarkan kesimpulan yang telah diuraikan di atas, maka dalam usaha untuk memecahkan masalah penelitian pendidian dikemukakan saran-saran berikut ini:
1.  
9

Sebagai seorang peneliti hendaknya memahami metode penelitian pendidikan dalam memecahkan masalah penelitian yang dihadapi.
2.   Menggunakan metode pendekatan dan alat yang spesifik dalam melakukan penelitian.

DAFTAR PUSTAKA


Aziz Erwati, 2003. Metode Mengajar di TK. Depok : Depdikbud

Darmadi, Hamid. 2011. Metode Penelitian Pendidikan. Kalbar. Alfabeta.

Hadi, Amirul dan Haryono. 1998. Metodologi Penelitian Pendidikan II. Bandung: CV Pustaka Setia.

Hamidi. 2007. Metode Penelitian dan Teori Komunikasi. Malang: Press Malang

Irawan Soehartono. 2000. Metode Penelitian Social. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Kartono, kartini. 1996. Pengantar Metodologi Riset Social. Bandung: Mandar Maju.

Nata Abuddin, 1997. Teknik Belajar Mengajar dalam CBSA. Jakarta:  Rineka Cipta
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Syar’i Ahmad, 2005. Metode Bermain. CV Karsa Mandiri










11
 
















Tidak ada komentar:

Poskan Komentar